Story About KKN Part 1 : KKN?

Halo~~~~ sudah lama ya tidak sharing-sharing di blog ini. Baru satu minggu yang lalu nih aku selesai mengabdi sebagai peserta KKN. Nah kali ini aku bakal cerita tentang KKN-PPM UGM 2018 karena aku memang mahasiswi UGM wehehehe (yakali aku cerita univ sebelah).

Pada periode KKN Antar Semester kali ini aku diamanahi untuk mengabdi di sebuah Desa yang kalau kamu ke arah utara bakal ketemu sama daerah TNI AU di DIY dan daerah bandara Adisutjipto dan kalau kamu ke arah selatan kamu bakal ketemu sama Jalan Wonosari yang bakal mengantarkan kamu ke Bukit Bintang. Desa itu bernama Sendang Tirto.

Continue reading

Jangan Loyo Jika Dapat C

­­Bagaimana sih rasanya dapat nilai C? Bukan Cuma di satu mata kuliah saja, tapi di beberapa mata kuliah? Pastinya merasa terkejut, kecewa, sedih, dan tidak percaya. Lalu akan bertanya-tanya kenapa bisa dapat C. Dan mungkin akan ada pikiran untuk protes ke dosen atau bagian akademik, berharap bahwa nilai itu salah.

Continue reading

Ujian Bukan Ulangan

Pikiran ini datang saat saya mengerjakan UTS Pengantar Linguistik Korea beberapa hari lalu. Ini tentang perbedaan kata ‘ujian’ dan ‘ulangan’ yang merupakan kepanjangan dari salah satu huruf di dalam kata UTS. Saya berpikir bahwa jika huruf U dari UTS merupakan kepanjangan dari ‘Ulangan’ berarti tujuan diadakannya UTS itu hanya untuk mengulang materi yang telah diberikan saja. Dan jika mempunyai kepanjangan ‘Ujian’ berarti tujuannya untuk menguji kemampuan seseorang.

Biasanya bentuk soal dalam ‘Ulangan Tengah Semester adalah pilihan ganda dan isian, sedangkan bentuk soal dalam ‘Ujian Tengah Semester’ adalah esai. Buat saya soal pilihan ganda dan isian singkat tidak efektif untuk mengukur kemampuan seseorang. Bisa saja hanya dengan memilih sembarangan, jawaban yang dipilih adalah jawaban yang benar. Namun jika soalnya berbentuk esai, kita akan tahu kemampuan seseorang sejauh mana dalam belajar dan menyerap ilmu.

Saya pun jadi paham sekarang jika di perguruan tinggi, kepanjangan UTS sudah bukan lagi ‘Ulangan Tengah Semester’ tetapi menjadi ‘Ulangan Tengah Semester’. Karena di perguruan tinggi sudah bukan lagi masanya untuk mengulang materi dan tanpa menyimpan materi dalam materi tersebut di dalam memori otak dalam jangka waktu yang lama. Kita harus tahu sejauh mana kemampuan kita dalam belajar serta menyerap materi saat kuliah dan itu kelak berguna untuk karir kita di masa mendatang.