Ujian Bukan Ulangan

Pikiran ini datang saat saya mengerjakan UTS Pengantar Linguistik Korea beberapa hari lalu. Ini tentang perbedaan kata ‘ujian’ dan ‘ulangan’ yang merupakan kepanjangan dari salah satu huruf di dalam kata UTS. Saya berpikir bahwa jika huruf U dari UTS merupakan kepanjangan dari ‘Ulangan’ berarti tujuan diadakannya UTS itu hanya untuk mengulang materi yang telah diberikan saja. Dan jika mempunyai kepanjangan ‘Ujian’ berarti tujuannya untuk menguji kemampuan seseorang.

Biasanya bentuk soal dalam ‘Ulangan Tengah Semester adalah pilihan ganda dan isian, sedangkan bentuk soal dalam ‘Ujian Tengah Semester’ adalah esai. Buat saya soal pilihan ganda dan isian singkat tidak efektif untuk mengukur kemampuan seseorang. Bisa saja hanya dengan memilih sembarangan, jawaban yang dipilih adalah jawaban yang benar. Namun jika soalnya berbentuk esai, kita akan tahu kemampuan seseorang sejauh mana dalam belajar dan menyerap ilmu.

Saya pun jadi paham sekarang jika di perguruan tinggi, kepanjangan UTS sudah bukan lagi ‘Ulangan Tengah Semester’ tetapi menjadi ‘Ulangan Tengah Semester’. Karena di perguruan tinggi sudah bukan lagi masanya untuk mengulang materi dan tanpa menyimpan materi dalam materi tersebut di dalam memori otak dalam jangka waktu yang lama. Kita harus tahu sejauh mana kemampuan kita dalam belajar serta menyerap materi saat kuliah dan itu kelak berguna untuk karir kita di masa mendatang.

Mohon Bersabar Ini U-J-I-A-N

Mohon bersabar ini ujian. Ujian datangnya dari Allah”. Mungkin kata-kata yang sedang nge-tren belakangan ini cocok untuk saya. Memang cocok, karena hari ini sungguh ujian untuk saya. Ujian untuk menguji segala hal dalam diri saya. Entah itu tentang hubungan asmara saya dengan seseorang maupun tentang akademik saya.

Continue reading

Bis Kota di Antara Trans Jogja

Pagi ini tidak seperti biasanya aku naik trans Jogja ke kampus. Kali ini aku harus rela tidak naik trans Jogja ke kampus karena ketika sampai halte, petugasnya bilang kalau supirnya pada mogok alias demo. Aku pun berjalan terus sampai perempatan Pingit dan meneyeberang jalan. Menempuh satu cara alternatif untuk sampai ke kampus, yaitu naik jalur 15.

Continue reading