한국어능력시험 보기 경험 (Taking TOPIK Experience)

Halo hola hai~

Kali ini aku mau membagikan pengalamanku mengikuti tes TOPIK II untuk yang pertama kalinya. Akhirnya setelah menunggu 2 tahun lamanya bisa ambil tes TOPIK II hehe. Pertama kali yang aku lakukan ya sama seperti kalau mengikuti tes lainnya, yaitu mendaftar. Seperti yang telah tertera di postingan ini  biaya yang dikenakan untuk dapat mengikuti tes TOPIK II adalah sebesar Rp 250.000,00. Selain biaya, ada syarat lain untuk mendaftar tes ini yaitu  formulir pendaftaran, 3 lembar foto 3×4 (foto terbaru dalam 3 bulan terakhir) dan 1 lembar foto kopi KTP/Paspor. Dikarenakan aku tinggal di Jogja dan berkuliah di jurusan bahasa Korea Universitas Gadjah Mada (UGM), maka aku mendaftar di UGM, tepatnya di kantor jurusan sendiri. Di Indonesia, tes TOPIK dilaksanakan dua kali yaitu pada bulan April dan OktoberNah, tes TOPIK II yang aku ikuti ini dilaksanakan di bulan Oktober. Biasanya waktu mendaftar untuk pelaksanaan tes TOPIK yang berlangsung di bulan Oktober adalah di bulan Juli. Setelah menyerahkan semua syarat dan uang biaya tes, kita akan diberi kuitansi bukti pembayaran biaya tes yang berupa potongan kertas bagian bawah dari kertas formulir. Kuintasi itu harus disimpan sebagai syarat penukaran dengan kartu peserta tes.

Waktu tak terasa berlalu dengan cepat sampai tidak terasa sudah bulan Oktober saja. Untuk menghadapi tes TOPIK ini, aku tidak ada persiapan khusus karena disibukkan oleh banyaknya tugas kuliah dan sudah sekaligus belajar bahasa Korea setiap kali masuk kuliah. Oh iya mungkin ada yang bertanya, “Kok langsung ambil TOPIK II? Apa boleh langsung ambil TOPIK II tanpa ikut TOPIK I?” maka jawabnya adalah boleh banget, asalkan siap mental aja hehe. Sebenarnya aku hanya belajar sehari sebelum waktu pelaksanaan tes dengan latihan menjawab soal TOPIK sebelum yang sekarang. Hari H pelaksanaan tes tiba. Aku datang membawa kuitansi dan kartu identitas berupa KTP untuk ditukar dengan kartu peserta tes. Waktu pelaksanaan tes antara TOPIK I dan TOPIK II berbeda. TOPIK I biasanya dilaksankaan sekitar jam 09.00 sedangkan TOPIK II dilaksankaan sekitar jam 12.30. Setelah menukar kuitansi, aku melihat papan pengumuman untuk mengetahui di mana ruangan tesku.

Aku pun menuju ruang tes. Ketika masuk ruang tes, aku mendapati dosenku dan mas petugas prodiku. Aku langsung masuk ke dalam dan mencari tempat duduk sesuai nomer pesertaku. Sebelum memulai tes, tas ditaruh di depan dan barang elektronik yang dipunya diminta dan dikumpulkan dalam sebuah wadah oleh pengawas tes. Selanjutnya kita akan diberi bolpoin yang lebih mirip spidol khusus mengerjakan tes TOPIK (bolpoin mahal euy! Lha wong harganya saja 250.000 hehe). Jujur, rasanya deg-degan tapi ada rasa percaya diri saat itu. Untuk tes TOPIK II dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi mendengar-menulis dan sesi membaca.  Soal mendengar ada 40 buah pilihan ganda dengan durasi 60 menit. Soal menulis ada 4 buah dengan durasi dengan pembagian soal berupa mengisi bagian kalimat yang rumpang dan esai.

Soal membaca ada 50 buah pilihan ganda dengan durasi 70 menit. Di antara sesi pertama dan sesi kedua ada jeda untuk istirahat sekitar 15 menit-an.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menghadapi tes TOPIK II. Yang pertama adalah saat sesi mendengar, kalian harus bisa membagi fokus antara membaca soal di kertas dan mendengarkan soal yang diputar melalui pengeras suara. Jika tidak fokus, maka kalian akan kehilangan jejak dan tertinggal sehingga bisa kehabisan waktu. Kedua yaitu saat sesi menulis. Sebenarnya poin yang paling besar dari tes TOPIK II adalah terletak pada sesi menulis ini. Soal yang muncul biasanya terkait dengan pendapat tentang sesuatu atau masalah yang ada di masyarakat. Saat mengerjakan soal menulis harus memperhatikan waktu serta jumlah karakter karena ada batasan jumlah karakter untuk setiap soal menulis. Untuk soal nomor 53, batasan maksimal adalah 300 karakter. Sedangkan untuk soal 54 adalah 700 karakter. Dan yang terakhir adalah saat sesi membaca, kalian harus bisa mengerjakan soalnya dengan cepat karena kalau tidak, maka akan kehabisan waktu. Seperti aku kemarin hehe, tapi untungnya di saat-saat terakhir aku langsung mengisi semua soal yang belum aku kerjakan berdasarkan insting (entah benar atau salah yang penting diisi semua wkwk). Dan satu tips kecil tapi penting, jangan lupa bawa tipe-x kertas! Sebabnya kita hanya boleh mengisi dengan bolpoin khusus yang aku ceritakan tadi dan menghapus jika ada koreksi hanya dengan tipe-ex kertas.

Seusai mengerjakan tes, proses terakhir dari tes TOPIK adalah pengumuman hasilnya. Hasil tes TOPIK bisa dilihat satu bulan setelah pelaksanaan tes secara online di www.topik.go.kr . Aku menunggu hasil yang keluar satu bulan kemudian itu dengan kesibukan kuliah. Dan akhirnya hari yang ditunggu tiba. Tanggal 30 November pukul 15.00 aku membuka website resmi TOPIK (untuk mengetahui cara melihat hasil tes TOPIK, silahkan tanya mbah google ya hehe). Aku memasukkan nomor peserta dan tanggal lahir. Klik! Dan voila~ betapa senangnya hatiku. Aku lulus TOPIK II! IYA LULUS! Walaupun skornya tidak seberapa tapi hatiku tetap senang. Karena ini pertama kalinya aku mengikuti tes TOPIK II dan langsung lulus \(^^)/  Syukur tak berhentinya aku ucap dan ada setitik air mata di pelupuk mataku. Rasanya benar-benar terharu.

Oke guys~ cukup sekian ceritaku kali ini yang panjang dikali lebar. Silahkan komen saja jika ada pertanyaan ^^ Semoga postingan kali ini bermanfaat ya J

Advertisements

2 thoughts on “한국어능력시험 보기 경험 (Taking TOPIK Experience)

Jawab ya~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s