Ujian Bukan Ulangan

Pikiran ini datang saat saya mengerjakan UTS Pengantar Linguistik Korea beberapa hari lalu. Ini tentang perbedaan kata ‘ujian’ dan ‘ulangan’ yang merupakan kepanjangan dari salah satu huruf di dalam kata UTS. Saya berpikir bahwa jika huruf U dari UTS merupakan kepanjangan dari ‘Ulangan’ berarti tujuan diadakannya UTS itu hanya untuk mengulang materi yang telah diberikan saja. Dan jika mempunyai kepanjangan ‘Ujian’ berarti tujuannya untuk menguji kemampuan seseorang.

Biasanya bentuk soal dalam ‘Ulangan Tengah Semester adalah pilihan ganda dan isian, sedangkan bentuk soal dalam ‘Ujian Tengah Semester’ adalah esai. Buat saya soal pilihan ganda dan isian singkat tidak efektif untuk mengukur kemampuan seseorang. Bisa saja hanya dengan memilih sembarangan, jawaban yang dipilih adalah jawaban yang benar. Namun jika soalnya berbentuk esai, kita akan tahu kemampuan seseorang sejauh mana dalam belajar dan menyerap ilmu.

Saya pun jadi paham sekarang jika di perguruan tinggi, kepanjangan UTS sudah bukan lagi ‘Ulangan Tengah Semester’ tetapi menjadi ‘Ulangan Tengah Semester’. Karena di perguruan tinggi sudah bukan lagi masanya untuk mengulang materi dan tanpa menyimpan materi dalam materi tersebut di dalam memori otak dalam jangka waktu yang lama. Kita harus tahu sejauh mana kemampuan kita dalam belajar serta menyerap materi saat kuliah dan itu kelak berguna untuk karir kita di masa mendatang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s