My Thought Being of Kpop Fan #3 : Napak Tilas

Menyambung postingan yang pernah saya tulis tahun kemarin tentang pikiran saya perihal menjadi seorang fan Kpop. Mungkin akhir-akhir ini, banyak dari kalian yang melihat postingan di akun instagram saya berisi foto album-album korea yang saya beli. Saya bukan tidak ingat akan apa yang saya tulis dalam postingan terdahulu dan berniat mengingkarinya, yang saya istilahkan menjilat air liur sendiri, kebetulan saja saya ada rezeki dan bisa digunakan untuk membeli album-album tersebut.

Bukan tanpa alasan membeli album-album tersebut. Saya tidak pernah punya pikiran untuk membeli album-album tersebut. Sampai suatu saat ada tawaran album bekas yang masih bagus dan dijual dengan harga murah. Dan kebetulannya lagi saya masih memiliki uang yang cukup dari rezeki yang saya dapatkan untuk membeli album-album tersebut. Jadi, album-album yang saya beli merupakan album-album secondhand alias album bekas. Kebanyakan album yang saya beli adalah album lama karena saya memang suka semua lagu-lagu di dalamnya.

Mengapa saya tidak membeli album yang baru sekalian? Jawabannya adalah ya karena dana saya terbatas. Di samping itu, saya merasa jika ada barang secondhand yang bagus dan harganya lebih rendah daripada harga yang firsthand kenapa tidak? Intinya saya hanya ingin menghemat dan menyisihkan dana saya untuk keperluan yang lain.

Alasan paling utama saya membeli album-album tersebut adalah karena saya hanya ingin menikmati lagu-lagu di dalam album tersebut. Saya bukan tipe orang yang sembarangan beli album hanya untuk punya. Saya membeli album tersebut karena lagu-lagu di dalam album tersebut memang saya suka. Saya tidak mau membeli album jika hanya ada satu dua lagu yang saya suka lalau hanya akan terus mendengarkan lagu tersebut dengan tanpa mendengar lagu yang lain di dalam album yang sudah dibeli.

Maka dari itu, saya bisa merasakan arti menjadi seorang penggemar alias fan sesungguhnya. Saya membeli karya mereka untuk saya dengarkan, bukan hanya sebagai koleksi ataupun pajangan dalam lemari. Soal item tambahan di luar cd seperti poster, photocard, photobook, etc. bagi saya itu sebuah bonus yang berharga. Saya tidak mengejar untuk mendapatkan photocard sesuai dengan siapa yang sukai. Yang saya buru untuk dapatkan biasanya hanya poster dan albumnya ㅋㅋㅋ

Melihat banyaknya orang yang menjual rela menjual kembali album mereka untuk melihat konser atau hanya sekedar alasan bosan atau alasan yang tidak masuk akal di berbagai akun sosial media, saya pikir itu sesuatu yang membuat saya heran. Mereka membeli album itu untuk apa? Hanya sekedar koleksi dan mengatakan bahwa saya punya kah? Terlebih lagi jika yang dijual kembali adalah album yang benar-benar masih terbaru. Atau kecewa dengan albumnya karena isinya atau kecewa tidak mendapatkan photocard sesuai dengan siapa yang disukai? Bukankah ‘kalian’ adalah seorang penggemarnya yang katanya menyukai oppa-oppa seperti seorang pacar atau suami sendiri?  Saya di sini tidak untuk menghakimi, hanya heran saja. Dan saya berterimakasih untuk orang-orang yang menjual kembali album-album mereka, karena berkat mereka saya dapat membeli album yang saya sukai dan saya ingin dengarkan jika saya ingin mendengarkannya, serta saya akan jaga baik-baik seperti kado ulang tahun saya.

Saya rasa untuk sekarang ini saya tidak mau untuk menjual kembali album-album tersebut hanya untuk membeli album keluaran terbaru ataupun untuk melihat konser. Saya akan menjual kembali album tersebut jika saya memang butuh dana untuk keperluan mendesak suatu hari nanti misal biaya kuliah atau biaya  berobat. Dan jika saya di kemudian hari nanti mulai berhenti menjadi penggemar Kpop, saya ingin memberikan album-album tersebut sebagai kado untuk teman saya yang masih menyukai Kpop atau menyimpannya di dalam lemari sebagai tanda bahwa saya dulu pernah menyukai Kpop.

Sekian napak tilas saya dari postingan saya kemarin. xoxo ^.^

PS : Saya sangat welcome sekali jika ada yang mau menanggapi postingan saya ini ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s