This Is My Dream #2

Setelah seminggu ini berpetualang (enggak berpetualang juga sih), pokoknya melakukan banyak kegiatan gitu, tiba saatnya kembali ke kehidupan kampus yang rumit dengan berbagai macam problematika yang timbul. Kali ini saya mau curhat tentang hal yang paling membuat saya down satu minggu ini.

Seperti yang sudah pernah saya ceritakan sebelumnya, salah satu impianku adalah bisa berkuliah di sebuah universitas Korea Selatan. Universitas impianku itu adalah Dankook University alias 단대 (단국대학교). Sudah lama saya, mungkin sejak sekitar masa akhir saya duduk di bangku kelas X SMA , saya mengimpikan untuk dapat berkuliah di sana. Apa alasan saya mempunyai impian untuk berkuliah di Dankook? Kalian bisa menyelusurinya lewat tautan ini >> https://eunchandiary.wordpress.com/2016/02/10/this-is-my-dream-1/ .

Atau jika kalian malas untuk menyelusurinya, baiklah akan saya ceritakan sekali lagi. Tapi kali ini hanya secara singkat. Alasan saya mempunyai impian itu adalah… (jeng jeng) Ok Taecyeon 2PM. Weh? Lho? Kok bisa? Ya bisa dong~ Karena Ok Taecyeon adalah orang yang paling menginspirasi untuk saya pergi ke Korea Selatan. Dan Ok Taecyeon adalah salah satu alumnus Dankook yang dibanggakan oleh kampusnya. Bagi yang sudah mengenal sosok kakak saya itu, pastilah sudah tahu sepak terjang karirnya di dunia entertainment Korea Selatan.

Sekarang saya akan masuk ke inti dari curhatan saya kali ini. Di tengah kenyamanan tidur, tetiba saja saya terbangun. Reflek tangan mengambil gadget android saya dan membuka grup chat angkatan. Sebuah tautan sharing file membuat mata saya yang tadinya masih mengerjap-ejap menahan kantuk menjadi terbuka lebar. Dada saya pun rasanya sesak. Ada rasa perih yang menyayat (maaf saya tidak bermaksud alay lebay, tapi memang kenyataannya seperti ini). Air mata tanpa saya bisa bendung, mengalir begitu saja. Saya serasa beku, pikiran dan hati. Betapa tidak saya menjadi seperti itu? Impian saya yang sejak lama saya pupuk dan besarkan kandas dalam satu kejapan mata. Ya. Tautan sharing file itu berisi tentang beasiswa S1 di Dankook University. Iya! Beasiswa ke Dankook! Dan mengapa saya bisa bilang impian saya kandas? Sebenarnya saya sudah mendapatkan beasiswa bantuan untuk kuliah sampai skripsi nanti. Saya sangat bersyukur mendapatkannya sebab saya sendiri berasala dari keluarga menengah bawah. Namun, tetap saja saya merasa sedih. Bagaimana tidak? Impian lama saya pergi begitu saja. Kalau saya ingin mengambil beasiswa ke Dankook itu pun, saya harus rela melepas beasiswa sebelumnya. Dari waktu subuh hingga menjelang waktu anak sekolah berangkat menimba ilmu dan bertemu teman, saya tidak bisa terlelap kembali dan hanya sesenggukan menangis.

Hari esok saya jalani seperti biasa. Masih ada rasa sesak ketika teringat hal itu. Di suatu waktu saya merenung. Saya pikir ini adalah sebuah ujian dalam perjuangan saya meraih impian. Ini adalah sebuah bentuk pengorbanan untuk meraih impian saya. Saya tidak boleh menyerah. Seperti kata mentor saya di kelas bahasa Korea dalam acara pertukaran budaya yang saya ikuti minggu kemarin, jalan saya untuk meraih impian saya masih terbuka lebar dan cara untuk meraihnya banyak. Yang perlu saya lakukan saat ini hanya terus berjuang keras dengan belajar sungguh-sungguh dan memperbaiki kekurangan saya saat ini sembari menunggu impian itu datang lagi dan bisa saya wujudkan.

Semangat saya kembali terpacu. Tekad saya pun kembali penuh. Harapan saya sekarang adalah bisa melanjutkan jenjang S2 saya ke Dankook University. Semoga saya bisa mewujudkan kembali impian lama saya tersebut. Amin ya Rabb 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s