Seberapa Pantaskah Aku ?

Aku benar – benar merasa bodoh dan tertekan. Aku merasa aku ini tidak lebih dari apapun. Kemampuanku terlalu rendah dibanding yang lain. Aku kebingungan seperti anak kecil yang terpisah dari orang tua dan keluarganya. Rasanya mataku perih dan dadaku serasa diremas.

Uh~~~ aku tidak tahu harus bagaimana. Aku benar – benar seperti orang tolol. Mereka punya semangat dan cita – cita untuk ke sana. Tapi aku sendiri belum rela ingin pergi dari kota ini. Aku masih cinta dan aku masih terikat dengan kota ini. Aku berasa sulit.

Apa aku salah mempunyai rencana seperti itu ? Aku melihat seberapa pantas aku untuk mengejar hal itu. Lihatlah aku ini masih seperti butiran permen chacha. Jika aku melihat kalian, kalian itu bagaikan bola bumi. Aku hanya bisa pasrah dan menjalani hidupku apa adanya. Lagipula jika memikirkan yang namanya uang, aku sudah angkat tangan. Ingin mengurung diri saja.

Untuk sekarang, rencanaku hanya menyelesaikan pendidikanku di sini, di kota ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s