So Far Away

Aku harus bilang apa ? Hati ini hancur. Tapi aku masih sanggup menerimanya.
Dia harus pergi. Dia tidak di sini lagi. Dia tidak tinggal sekota lagi denganku. Dia tidak menuntut ilmu di kota yang sama denganku.
Tanggal 17 Juli 2015, dia bilang ke aku kalau dia keterima sbmptn. Aku bahagia mendengarnya. Tapi setelah itu senyumku lenyap. Dia tidak diterima di UGM. Dia keterima di UNDIP. Kalian tahu UNDIP itu di mana ? Ya, tidak salah dan itu benar, UNDIP itu di Semarang. Artinya, aku tidak akan lagi bisa bertemu dengannya.

Awalnya aku menerima kenyataan itu dengan tenang – tenang saja. Dia masih ngobrol denganku lewat WA sesekali. Dia paham kalau aku bakal kangen sama dia karena dia jauh sama aku. Tapi, beberapa minggu sete;ah itu, aku mulai merasakan hampa. Ditambah lagi aku punya kenalan teman satu fakultas yang mengingatkanku dengan dia (bakal aku ceritain nanti kalau ada waktu). Muncullah rasa rinduku.

Rinduku bertambah hebat semenjak dia berhenti membalas chatku. Rinduku bertambah hebat semenjak aku bertemu dengan orang itu. Rasanya sakit. Saking sakitnya, aku gag sanggup mengeluarkan air mata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s