Terulang Kembali

Lagi – lagi aku diacuhkan. Diduakan pula.
Dia kembali sibuk dengan aktifitas nya.
Entah itu ekskul, les, atau sekedar ngobral sana sini.

Aku tau, ini luka. tapi, biarlah.
Aku tau diri kok.

Dia melanggar perkataannya sendiri.
Padahal sudah kuturuti apa yang dikatakannya.
Dia malah menghindar dan mengacuhkanku.

Dan teganya dia bilang sesuatu yang menyakitkan kepada orang lain yang merujuk tentang aku.
Padahal juga, aku ada di satu ruang yang sama dan tak jauh dari dia duduk.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s